Dapatkan Ebook Teknik Penyembuhan Prana Gratis


 

Mbak Sinta

Pemesanan & Pengiriman

081225588835 / 085 647 188 882

PIN BB :56B2DEE8

Whatsapp/Line :081 2255 888 35

csmasterkhilman@gmail.com.com





Master Khilman

Master Metafisika

081 225 777 400

PIN BB :555D335C

masterkhilman@gmail.com




 

Hipertensi Sekunder

Hipertensi » Hipertensi Sekunder

Jenis hipertensi sekunder berbeda dengan hipertensi primer. Secara medis, hipertensi sekunder disebabkan oleh beberapa faktor. Akan tetapi, faktor tersebut sudah ada di dalam diri seseorang sehingga memicu munculnya hipertensi sekunder. Misalnya penyakit ginjal, renovaskuler, kelainan endokrin, koartktasio aorta, dan hipertensi yang berhubungan dengan kehamilan.

 


Penderita hipertensi sekunder sekitar 5-10%. Perbandingan ini lebih kecil ketimbang hipertensi primer. Namun, perkembangan penyakit hipertensi sekunder lebih cepat. Hal inilah yang perlu diwaspadai agar dapat terhindar dari resiko yang lebih berbahaya lagi. Karena hipertensi sekunder ini timbul dikarenakan jenis penyakit lain yang sudah ada sebelumnya.

 


Apa Sajakah Penyebab yang Dapat Memicu Hipertensi Sekunder Ini?


Beberapa pemicu munculnya hipertensi sekunder ditandai oleh jenis penyakit lain yang sebelumnya sudah diderita oleh pasien. Penyebab jenis hipertensi sekunder diperkirakan sekitar 5-10% berasal dari penyakit ginjal dan 1-2% disebabkan oleh kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu (pil KB). Berikut ini adalah beberapa penyebab lain yang dapat menimbulkan hipertensi sekunder.


1.    Stress
Kondisi emosi yang tidak terkontrol dengan baik dapat memicu munculnya stress sehingga memengaruhi aktivitas jantung dan tekanan pembuluh darah. Keadaan psikis yang tidak stabil akan berpengaruh pada kinerja jantung sehingga tekanan darah tidak bisa berjalan normal. Pada beberapa kasus, stress yang berlebih bisa menimbulkan dampak depresi yang berpengaruh pada tidak normalnya kinerja jantung.
2.    Apnea
Gangguan tidur yang terjadi akibat kesulitan bernapas berulang kali. Penderita apnea biasanya adalah orang yang obesitas diikuti dengan gejala lain seperti rasa kantuk dan luar biasa pada siang hari, mendengkur, sakit kepala pagi hari, dan edema (pembengkakan) di kaki bagian bawah.
3.    Hipotiroid/Hipertirodi
Hipotiroid merupakan kekurangan hormon tiroid yang ditandai dengan kelelahan, penurunan berat badan, kerontokan rambut, serta lemah otot. Sedangkan hipertiroid merupakan kelebihan hormon tiroid yang ditandai dengan mudah kepanasan (merasa gerah), penurunan berat badan, dan jantung berdebar.
4.    Preeklamsia
Yang dimaksud dengan preeklamsi adalah hipertensi karena kehamilan (gestational hypertension) yang biasanya terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Hal ini disebabkan oleh volume darah yang meningkat selama kehamilan dan berbagai perubahan hormonal.
5.    Koarktasi Aorta
Koarktasi aorta  biasa disebut dengan penyempitan aorta yaitu kelainan bawaan yang menimbulkan tekanan darah tinggi.
6.    Gangguan kelenjar adrenal   
Jika salah satu atau kedua kelenjar adrenal mengalami gangguan, maka dapat mengakibatkan produksi hormon berlebih sehingga berdampak pada meningkatnya tekanan darah.
7.    Mengonsumsi Alkohol yang berlebih
8.    Efek samping dari penggunaan obat-obat tertentu, seperti obat flu, obat pengurang nafsu makan, dan sebagainya.


Beberapa penyebab hipertensi sekunder tersebut dapat dihindari dengan cara tetap menjaga kebugaran. Karena jenis hipertensi ini merupakan efek samping dari jenis penyakit lain, maka kesehatan tubuh tetap harus diperhatikan dengan mengubah gaya hidup yang kurang sehat, melakukan olahraga teratur, mengatur kondisi psikis agar tidak stres dan juga depresi, serta melakukan pola makan yang sehat pula.

 


Lalu, Gejala Apa Saja yang Bisa Ditimbulkan dari Hipertensi Sekunder?


Pada dasarnya, semua jenis hipertensi memiliki gejala  yang sama. Meski demikian, seseorang yang sedang menderita hipertensi sekunder seharusnya lebih menjaga kondisi tubuh karena perkembangan penyakitnya lebih cepat dibanding dengan hipertensi primer.


Hipertensi sekunder memiliki gejala di antaranya adalah sakit kepala, kelelahan, pusing, migrain, mual, muntah, sesak napas, gelisah, pandangan mata menjadi kabur karena ada kerusakan pada otak, mata, jantung, serta ginjal.


Beberapa gejala yang ditimbulkan jika tidak segera diatasi, maka akan mengakibatkan gejala lain yang lebih kronis. Bahkan, pada taraf tertentu bisa mengakibatkan penyakit komplikasi yang sangat serius. Dan jika sudah dalam kondisi parah, akan mengancam keselamatan jiwa. Dengan demikian, sangat penting bagi Anda untuk tetap selalu waspada dan melakukan pemeriksaan sedini mungkin.


Namun, bukan berarti hipertensi sekunder tidak bisa sembuhkan. Ada beberapa langkah yang dapat Anda gunakan untuk mengembalikan kinerja jantung Anda agar normal kembali sehingga hipertensi dapat segera dihindari. Salah satu upaya yang dapat Anda usahakan yaitu dengan memanfaatkan kandungan herbal yang terdapat di dalam kapsul prana herbal.


Tidak hanya kandungan herbal saja yang dimanfaatkan, tetapi juga kapsul prana herbal memiliki kandungan energi positif yang sangat baik untuk menetralkan energi negatif yang merusak tubuh esoterik (tubuh energi) dan memperbaiki jalur meridian yang rusak. Sehingga dapat digunakan sebagai sarana penyembuhan penyakit hipertensi sekunder.

 


Mengapa Menggunakan Kapsul Prana Herbal?


Kapsul prana herbal selain diolah secara fisik, juga diproses secara metafisik. Secara fisik, proses penciptaan kapsul prana herbal memanfaatkan teknologi modern, pemilihan tanaman herbal alami berkualitas, dan melewati proses ekstraksi, sehingga sangat aman dan sangat praktis digunakan.


Adapun secara metafisik, jenis tanaman yang digunakan telah melalui proses pemilihan yang ketat secara metafisik dan melalui 5 tahapan secara metafisik. Selain energi positif yang terkandung di dalam tanaman herbal, Master Salam telah melakukan pentransferan energi positif terbaiknya sehingga di dalam kapsul prana herbal memiliki kekuatan penyembuhan 2-3 x lebih cepat dibanding dengan herbal lain.


Jenis tanaman herbal yang digunakan di antaranya adalah daun salam dan mengkudu, serta jenis tanaman herbal lain sebagai kombinasi racikan. Daun salam mengandung senyawa flavonoid minyak asiri (sitral, eugenol), dan tanin yang berfungsi sebagai zat untuk menurunkan tekanan darah. Di dalam buah mengkudu mengandung zat scopoletin yang bermanfaat untuk melebarkan pembuluh darah yang menyempit sehingga dapat menurunkan tekanan darah.


Pancaran energi positif yang terkandung di dalam kedua jenis tanaman tersebut sangat baik untuk memperbaiki sistem cakra jantung. Sifat energi yang dimanfaatkan adalah energi alami positif yang sangat berguna untuk mengembalikan fungsi cakra jantung dengan baik. Jika sistem cakra jantung Anda dapat berfungsi sebagaimana mestinya, tentu saja organ jantung Anda dapat memompa darah secara normal sehingga tekanan darah Anda dapat berjalan dengan normal pula. Dengan demikian, kesehatan bukan suatu hal mustahil bisa Anda dapatkan.

 

 

Berapa Harga Kapsul Prana Herbal untuk Hipertensi Sekunder?


Nilai investasi atau biaya untuk mendapatkan kapsul prana herbal Hipertensi Sekunder adalah Rp 120.000,00/Botol. Tentu saja harga tersebut sangatlah murah jika dibanding dengan kesehatan yang akan Anda dapatkan hingga Anda terbebas dari penyakit yang Anda derita. Apalagi harga tersebut sudah termasuk biaya kirim ke seluruh Indonesia dengan Pos Kilat Khusus. Namun, jika Anda menginginkan pengiriman melalui Tiki/JNE, maka tambahan biaya kirim Rp 30.000,- untuk Pulau Jawa dan Rp 50.000,- untuk luar Pulau Jawa. Sedangkan biaya pengiriman keluar negeri adalah Rp 200.000,00
 

Ketika Anda menggunakan kaspul prana herbal yang Anda pesan sesuai dengan panduan yang kami kirimkan, Anda akan mengalami perubahan kesehatan yang jauh lebih baik. Untuk penggunaan secara lengkapnya, akan kami kirimkan bersama dengan produk paket prana herbal yang sesuai dengan pesanan Anda.

 

 

Bagaimana Cara Mendapatkan Kapsul Prana Herbal untuk Hipertensi Sekunder?

 

Cara mendapatkan Kapsul Prana Herbal untuk penyakit Hipertensi Sekunder sangatlah gampang yaitu dengan melakukan pemesanan terlebih dulu. Untuk membantu memudahkan Anda, pemesanan herbal dapat Anda lakukan dengan menghubungi staf administrasi kami secara online di situs www.pranaherbal.com di call center 081225588835.