Mbak Putri

Pemesanan & Pengiriman

081225588835 / 085740003031

PIN BB :56B2DEE8

Whatsapp :081 2255 888 35

metafisika102@gmail.com

 

line cs master salam

ID Line : csmastersalam

 

 

Master Salam

Master Metafisika

Telp/Sms 081 225 777 400

PIN BB :555D335C

mastersalam104@gmail.com

 



Praktek resmi terdaftar

diakui oleh Pemerintah


STPT Dinkes

445/341/STPT V/2016


STPT Dinkes

 

Hepatitis

Herbal HepatitisBerbicara soal hepatitis, maka kita akan membahas salah satu organ penting manusia, yaitu hati. Karena hepatitis merupakan penyakit yang berhubungan dengan hati. Ya, hepatitis merupakan salah satu penyakit yang terjadi akibat rusaknya fungsi hati sehingga organ tersebut tidak mampu menjalankan peran sesuai dengan tugasnya.

Hati sangat penting dalam proses pencernaan. Apabila organ hati terganggu, maka fungsi pencernaan dalam tubuh manusia pun ikut terganggu. Hal ini mengakibatkan metabolisme tubuh tidak berjalan dengan baik. Pada akhirnya, virus ataupun bakteri mudah masuk dan menyerang tubuh sehingga kekebalan tubuh menjadi turun.


Sebagai organ yang berfungsi untuk membuang racun, melawan bakteri, mengurai sari-sari makanan, hati sangatlah penting. Sistem pencernaan manusia akan menjadi lancar ketika seluruh organ pencernaan dapat berfungsi sesuai dengan perannya masing-masing, termasuk juga hati. Namun, apa jadinya apabila hati mengalami kerusakan atau gangguan sehingga tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik? Tentu saja segala racun yang masuk melalui asupan makanan atau minuman tidak dapat tersaring sehingga sangat membahayakan tubuh.

Dalam kaitannya dengan tubuh energi, ada sebuah cakra yang mengalami gangguan, yaitu cakra solar pleksus. Gangguan pada tubuh esoterik menyebabkan tidak berfungsinya cakra solar pleksus sehingga berpengaruh pada kerusakan pada organ hati. Tersumbatnya jalur meridian yang berfungsi mengalirkan energi pada organ hati mengalami penyumbatan sehingga muncul ketidakstabilan dalam aliran energi pada tubuh esoterik. Hal inilah yang mengakibatkan penyakit hepatitis.   

Penyakit hepatitis apabila tidak segera diatasi akan memunculkan penyakit yang berbahaya dan sangat mematikan, yaitu munculnya sel kanker. Pertumbuhan sel kanker ketika dibiarkan berlarut-larut, maka bisa menyebabkan kanker hati. Inilah yang perlu diwaspadai. Munculnya hepatitis biasanya disebabkan oleh masuknya virus yang menyerang organ hati. Ada beberapa jenis penyakit hepatitis yang berkembang di masyarakat. Beberapa jenis penyakit hepatitis di antaranya adalah hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, hepatitis D, hepatitis E, dan hepatitis G.

 


Hepatitis A

Orang yang terkena hepatitis A biasanya tidak memperhatikan kebersihan. Munculnya hepatitis A disebabkan oleh virus yang disebut sebagai hepatitis A virus (HAV). Virus ini masuk melalui fekal-mulut. Maksudnya adalah awalnya virus berada di dalam tinja seseorang yang menderita hepatitis A.

Selanjutnya, virus tersebut dapat mengontaminasi makanan, minuman, atau peralatan makanan yang sudah pernah digunakan oleh orang lain. Orang tersebut akan menjadi sakit dan berpotensi terkena hepatitis A ketika terkontaminasi dengan makanan, minuman, atau peralatan yang sudah terkena virus. Sehingga virus hepatitis A akan masuk melalui mulut sekaligus akan berkembang biak di dalam organ hati.  

Hepatitis A sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Meskipun demikian, bukan berarti kebersihan diabaikan setiap kali beraktivitas. Kebersihan sangat diutamakan terutama ketika mengolah makanan. Hal ini bisa jadi bahan makanan yang diolah mengandung zat-zat berbahaya atau virus tertentu yang bisa mengganggu kesehatan. Misalnya saja mencuci sayur dan buah-buahan dengan bersih serta memasaknya dengan matang agar terhindar dari virus atau bakteri yang mungkin belum sepenuhnya mati.
 

Untuk mengetahui penyakit hepatitis A, sebaiknya Anda mengetahui beberapa gejala yang terjadi. Ada beberapa gejala yang menandai jenis hepatitis A. Beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penderita hepatitis A adalah sebagai berikut.

  1. Badan terasa lelah, letih, dan lesu meskipun tidak melakukan banyak aktivitas
  2. Perut terasa mual dan ingin muntah
  3. Terjadi perubahan warna kulit menjadi kuning dan pucat pasi
  4. Merasa gatal di sekujur tubuh meski sudah mandi bersih hingga berkali-kali
  5. Menurunnya nafsu makan
  6. Badan menjadi demam
  7. Warna urine menjadi gelap
  8. Terasa nyeri pada otot
  9. Terkadang terjadi tekanan psikis sehingga mengalami stress dan depresi
  10. Kekurangan darah (anemia)
  11. Perubahan pada warna putih mata yang menjadi kuning

 

Hepatitis B

Munculnya hepatitis B dipengaruhi oleh virus hepatitis B. Jika jenis penyakit ini dibiarkan dan tidak segera ditangani, maka akan menjadi peradangan pada hati yang akut, bahkan bisa pada taraf yang kronis sehingga mengakibatkan kanker hati. Sebenarnya ada beberapa penyebab terjadinya penyakit hepatitis B. Di antaranya adalah keracunan obat, paparan berbagai macam zat kimia, dan zat-zat lain yang digunakan sebagai obat dalam industri modern. Proses masuknya zat-zat kimia yang masuk ke dalam tubuh mungkin saja tertelan, terhirup, atau diserap melalui kulit penderita.

Untuk menangani virus hepatitis B diperlukan vaksinasi. Virus hepatitis B bisa menular sehingga orang yang sebenarnya sehat pun bisa terkontaminasi virus ini sehingga dia berpotensi juga terjangkit penyakit hepatitis B. Virus ini terdapat di dalam carian tubuh seperti darah, sperma, dan cairan vagina dari orang yang telah terinfeksi. Sehingga proses penularannya pun bisa melalui beberapa hal tersebut ketika salah seorang sudah terinfeksi virus hepatitis B. Misalnya melakukan hubungan seksual tanpa kondom, transfusi darah, dan penggunaan jarum suntik.

Selain itu, virus hepatitis dapat menular dengan cara penggunaan bersama barang pribadi, melalui praktik tradisional (tusuk jarum/akupunktur, bekam), menggunakan peralatan tato yang tidak disterilkan. Seorang penderita hepatitis B akan mengalami beberapa gejala sebagai berikut.

  1. Demam
  2. Munculnya sakit pada persendian
  3. Menurunnya atau hilangnya nafsu makan
  4. Perut terasa mual sehingga ingin muntah
  5. Timbul rasa sakit pada hati
  6. Badan terasa lelah
  7. Gangguan psikis seperti stress, mudah tersinggung (emosi), dan depresi
  8. Timbulnya ruam (bintik merah) pada telapak tangan
  9. Warna urine yang gelap
  10. Kulit atau mata tampak kekuningan

 

Hepatitis C

Begitu juga dengan hepatitis lainnya, hepatitis C pun terjadi karena adanya virus HCV. Jenis virus ini muncul akibat penularan langsung dari darah ke darah. Hepatitis C dapat menimbulkan kerusakan parah pada organ hati dan berpotensi juga hingga menyebabkan kanker hati. Maka dari itu, sebaiknya segera ditangani agar tidak menimbulkan kefatalan.  

Sebagian besar orang yang tertular virus hepatitis C melalui penggunaan narkoba dengan suntikan memakai jarum secara bergantian. Beberapa orang pun dapat terinfeksi virus tersebut melalui hubungan seksual tanpa kondom, menggunakan alat medis yang tidak steril seperti jarum suntik, penularan dari ibu ke anak yang melalui persalinan, dan donor darah yang terinfeksi virus.  

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit hepatitis C pada umumnya tidak terlihat. Ha ini yang menyebabkan penderita hepatitis C tidak menyadari bahwa dirinya terjangkit hepatitis C. Di antara gejala yang ditimbulkan adalah penurunan nafsu makan, letih, lelah, lesu, sakit kepala, nyeri otot atau nyeri sendi, dan menurunnya berat badan.


 

Hepatitis D

Penyakit hepatitis D faktor penyebabnya karena terserang oleh virus yang disebut sebagai virus delta. Virus itu merupakan virus cacat yang perlu pertolongan virus hepatitis B untuk berkembang biang. Penderita hepatitis D bermula dari orang yang sebelumnya telah terinfeksi oleh virus hepatitis B. Sebenarnya, virus hepatitis D (HDV) termasuk kategori virus yang langka. Namun, jenis virus ini merupakan virus yang paling berbahaya dibanding dengan virus hepatitis yang lain.

Prinsip penularan virus hepatitis D hampir sama dengan hepatitis B karena jenis penyakit ini adalah pengembangan dari hepatitis B. virus dapat menular melalui kontak darah (transfusi darah), hubungan seksual, kontaminasi barang pribadi atau alat kesehatan yang tidak steril, dan melalui proses persalinan.

Penyakit hepatitis D terdapat 2 tipe bergantung pada durasi infeksi. Awal mula infeksi disebut sebagai hepatitis D akut yang berlangsung kurang dari 6 bulan. Namun, ketika infeksi virus sudah melebihi jangka waktu lebih dari 6 bulan, maka akan menjadi hepatitis D kronis. Jenis hepatitis kedua inilah yang mampu menyebabkan kerusakan hati sehingga memicu timbulnya sel kanker di dalam hati dan menimbulkan kanker hati.

 


Hepatitis E
 

Penyakit hepatitis E hampir sama dengan hepatitis A dan termasuk tidak begitu parah karena tidak menyebabkan peradangan pada hati. Sehingga tidak begitu membahayakan dalam jangka panjang. Namun, tetap perlu diwaspadai karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyebaran virus E (HEV) ini bisa melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi melewati feses dari orang yang telah terinfeksi. Sedangkan gejalanya hampir sama persis dengan hepatitis A.

Pada dasarnya hepatitis E sama halnya dengan hepatitis A yaitu tidak diperlukan perawatan medis. Virus tersebut akan mati dengan sendirinya karena kekebalan tubuh seorang penderita itu sendiri. Maka dari itu, bisa diaktakan bahwa hepatitis E tidak termasuk penyakit yang kronis dan berbahaya. Namun, apabila seorang penderita memiliki kualitas kekebalan tubuh yang buruk, maka bisa menyebabkan kondisi yang parah yang bisa mengakibatkan penyakit akut.

Untuk perempuan hamil, hepatitis E bisa berkembang parah karena berhubungan erat dengan sindroma kegagalan hati fulminant. Dan yang lebih diwaspadai lagi, perempuan yang sedang hamil, terutama pada trimester ketiganya memiliki tingkat kematian (20%) yang tinggi jika terkena penyakit ini.

Virus hepatitis E menyebar di tempat atau lingkungan yang kurang bersih. Tingkat penyebaran virus hepatitis E ini tinggi di daerah Asia Tenggara, Afrika, Amerika Tengah, dan India.  Terutama pada musim penghujan yang kurang memungkinkan mendapatkan air bersih sehingga cukup berpotensi untuk terserang virus ini. Karena pada dasarnya virus ini menyebar pada tempat yang kotor. Maka dari itu, perlu untuk melakukan kebersihan diri, penyediaan air bersih, makanan, dan minuman yang bersih serta sehat pula.

 


Hepatitis G

Penyakit hepatitis G terjadi karena adanya inflamasi hati yang baru ditemukan. Proses penyebaran virus hepatitis G ini hampir sama dengan virus hepatitis C. Penularannya melalui kontak darah dengan orang yang telah terinfeksi. Penderita hepatitis G tidak melakukan perawatan khusus dan disarankan hanya istirahat yang cukup.

Tidak hanya istirahat saja, penderita penyakit hepatitis G sebaiknya menghindari minuman alkohol, konsumsi makanan dengan kandungan nilai gizi, dan nutrisi yang seimbang. Tak lupa tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Pada dasarnya gejala hepatitis G sama dengan gejala hepatitis lainnya. Ada beberapa yang menandai gejala penyakit hepatitis G. Di antaranya adalah lelah, letih, lesu, nafsu makan berkurang, pusing, sakit kepala, pusing, dan warna urine gelap.

Beberapa jenis penyakit hepatitis tersebut tentu saja sangat mengganggu rutinitas dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi ketika kondisi penyakit sudah parah. Hal inilah yang perlu diwaspadai. Terganggunya cakra solar pleksus yang mengalami masalah perlu segera diperbaiki agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Apabila terjadi penyumbatan pada jalur meridian yang merupakan saluran ke cakra solar pleksus, maka sesegera mungkin jalur meridian tersebut secepatnya diperbaiki sehingga nantinya dapat berpengaruh pada kesembuhan bagi seorang penderita hepatitis.



Lantas, Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Hepatitis?
 

Beberapa penyakit hepatitis ada yang membahayakan, ada juga yang tidak. Misalnya hepatitis A, E, dan G termasuk tidak begitu membahayakan. Penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya sesuai dengan tingkat kekebalan tubuh si penderita. Apabila penderita memiliki tingkat kekebalan tubuh yang bagus, maka beberapa jenis penyakit hepatitis dapat sembuh. Hal itu bisa dilakukan hanya dengan istirahat cukup dan gaya hidup sehat. Namun, berbeda halnya jika kekebalan tubuh seseorang buruk, tentu saja jenis penyakit hepatitis tersebut dapat menjadi hal yang membahayakan.

Selain itu, ada jenis hepatitis yang benar-benar membahayakan, seperti hepatitis B, C, atau D. jika jenis penyakit hepatitis ini tidak segera mungkin dilakukan penanganan, maka akan dikhawatirkan dapat berkembang menjadi lebih parah. Untuk itulah perlu dilakukan tindakan secepatnya agar penderita dapat tertolong.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengatasi penyakit hepatitis. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hepatitis adalah dengan memberikan imunisasi atau vaksinasi terhadap jenis hepatitis, mengonsumsi makanan bergizi, dan istirahat yang cukup. Beberapa langkah tersebut termasuk umum. Jika kondisinya sudah sangat parah, maka harus dilakukan pencangkokan hati. Proses pencangkokan hati dilakukan tentunya dengan jalan operasi. Inilah yang ditakuti banyak orang.

Langkah lain yaitu dengan menggunakan obat-obatan dari medis. Akan tetapi, penggunaan obat-obatan secara terus-menerus dalam jangka panjang pun berefek buruk dalam kesehatan, terutama akan menyerang organ dalam pada tubuh. Hal ini dikarenakan adanya zat-zat kimia tertentu yang terdapat di dalam obat tersebut. Maka dari itu, dibutuhkan solusi yang aman dan tidak berbahaya bagi tubuh.

Salah satu sarana alternatif yang aman dan tidak berbahaya bagi tubuh yaitu dengan menggunakan bahan herbal. Tanaman herbal merupakan bahan alami yang berasal dari tumbuhan tertentu yang telah diakui oleh dunia medis khasiatnya. Untuk dapat menciptakan ramuan alami yang dapat menyembuhkan penyakit hepatitis, Master Salam menciptakan kapsul prana herbal. Jenis kapsul prana herbal yang telah diciptakan ini menggunakan bahan alami dan telah melewati proses ekstraksi.



Kapsul Prana Herbal Dapat Mengatasi Hepatitis
 

Kapsul prana herbal diramu khusus untuk dapat menyembuhkan segala macam penyakit hepatitis. Baik jenis penyakit hepatitis A, B, C, D, E, atau G. Jenis herbal yang dipilih merupakan herbal yang memiliki sifat menyembuhkan hepatitis. Selain itu, beberapa jenis herbal yang digunakan memiliki energi khusus penyembuhan yang secara metafisik telah dideteksi oleh Master Salam memilik pancaran warna kuning yang selaras dengan cakra solar pleksus.

Jenis herbal yang digunakan sebagai bahan kapsul prana herbal di antaranya adalah temulawak, temugiring, kunyit putih, daun dewa, dan beberapa jenis herbal lain yang digunakan sebagai perpaduan dalam pengolahan kapsul prana herbal. Beberapa tanaman tersebut berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi untuk memerangi virus yang masuk ke dalam organ hati.

Selain secara fisik, kapsul prana herbal diproses secara metafisik dengan pengawasan yang ekstra ketat oleh Master Salam. Meskipun tumbuhan herbal secara alami sudah memiliki energi khusus penyembuhan, agar memiliki daya kekuatan energi penyembuhan lebih besar, maka Master Salam menyalurkan energi positif tingkat tinggi yang benar-benar secara khusus untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit hepatitis. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan daya penyembuhan pada penderita penyakit hepatitis yang sudah dalam kategori parah. Dengan demikian, bukan hal mustahil jika proses penyembuhan bisa berlangsung lebih cepat.

Beberapa pengalaman klien yang telah menggunakan kapsul prana herbal, kesembuhan bisa mereka rasakan dalam waktu yang relatif singkat. Beberapa klien ada yang sembuh dalam hitungan bulan, minggu, hari, bahkan jam sekalipun.  Tentu saja tingkat kesembuhan setiap klien berbeda bergantung pada kondisi seberapa parahnya penyakit hepatitis yang diderita. Jenis penyakit hepatitis yang sudah parah tentu saja membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dibanding dengan penyakit hepatitis yang masih dalam kategori ringan.

 

 

Berapa Harga Kapsul Prana Herbal untuk Hepatitis?


Nilai investasi atau biaya untuk mendapatkan kapsul prana herbal Hepatitis adalah Rp 390.000,-/Botol isi 80 kapsul. Tentu saja harga tersebut sangatlah murah jika dibanding dengan kesehatan yang akan Anda dapatkan hingga Anda terbebas dari penyakit yang Anda derita. Untuk pengiriman Pulau Jawa, biaya kirim Rp 30.000,- Luar Jawa, Rp 50.000,-. Sedangkan biaya pengiriman keluar negeri adalah Rp 300.000,-
 

Ketika Anda menggunakan kaspul prana herbal yang Anda pesan sesuai dengan panduan yang kami kirimkan, Anda akan mengalami perubahan kesehatan yang jauh lebih baik. Untuk penggunaan secara lengkapnya, akan kami kirimkan bersama dengan produk paket prana herbal yang sesuai dengan pesanan Anda. 

 

 

Bagaimana Cara Mendapatkan Kapsul Prana Herbal untuk Hepatitis?

 

Cara mendapatkan Kapsul Prana Herbal untuk penyakit Hepatitis sangatlah gampang yaitu dengan melakukan pemesanan terlebih dulu. Untuk membantu memudahkan Anda, pemesanan herbal dapat Anda lakukan dengan menghubungi staf administrasi kami secara online di situs www.pranaherbal.com di call center 081225588835 / 085740003031.

 

Apabila Anda merasa perlu ingin memesan secara langsung, Anda dapat langsung ke kantor Pusat Metafisika Asia (PMA), Perumahan Kapling Pengkol, Jl. Kayu Tangan 2 no. 29, Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Informasi selengkapnya mengenai cara pemesanan produk prana herbal, Anda dapat melakukan KLIK DISINI.